Jumat, 01 Juni 2012

Senyuman... Sepanjang Jalan ini...


Senyuman... Sepanjang Jalan ini...
Senyum itu terlihat dekat...
Tatapan mata itu terlihat anggun...
Aku...
Hanya bisa menghela nafas dalam...
Sepanjang jalan itu...
Setenang riak air danau...
Seteduh langit malam...
Hanya harapan dan harapan...
Hmmmm...
Wahai pemilik senyum nan teduh...
Aku tinggal menghitung detik...
Tuk melepas menggapai asa...
Wahai pemilik tatapan mata nan anggun...
Sepanjang jalan ini mungkin hanya kenangan...
Tuk melepas jalan yang sudah terbentang...
Doa dan hanya doa...
Harapan dan hanya harapan...
Senyuman ini...
Tatapan mata ini...
Canda tawa ini...
Sepanjang jalan ini...
Terkenang dan abadi disini...
Menjadi nyata dalam hati dan jiwa yang satu...
Bandung, 29 Mei 2012
Aditya Wardhani
Senyuman....sepanjang jalan ini....
Senyum itu terlihat dekat...
Tatapan mata itu terlihat anggun...
Aku...
Hanya bisa menghela nafas dalam...
Sepanjang jalan itu...
Setenang riak air danau...
Seteduh langit malam...
Hanya harapan dan harapan...
Hmmmm...
Wahai pemilik senyum nan teduh...
Aku tinggal menghitung detik...
Tuk melepas menggapai asa...
Wahai pemilik tatapan mata nan anggun...
Sepanjang jalan ini mungkin hanya kenangan...
Tuk melepas jalan yang sudah terbentang...
Doa dan hanya doa...
Harapan dan hanya harapan...
Senyuman ini...
Tatapan mata ini...
Canda tawa ini...
Sepanjang jalan ini...
Terkenang dan abadi disini...
Menjadi nyata dalam hati dan jiwa yang satu...
Bandung, 29 Mei 2012
Aditya Wardhani

Teruntuk Senyuman itu....


Teruntuk Senyuman itu...
Sejenak aku teringat senyuman itu...
Teduh...yang pernah aku hindari....
Tersebut nama itu dalam sebuah tulisan...
Mencoba mencari sejatinya ia...
Hasilnya??

Terluka Pulau Tidung...


Pulau Tidung...kepulauan Seribu DKI Jakarta...
Ombak...sejauh mata memandang lautan yang luas...
Terbesit harapan untuk dirinya yang terindah dalam hati...
Menemani senyumnya...melengkapi tawanya...

Kini Aku Ada...



Kini Aku Ada...

Dua ribu cahaya berlalu...
menciptakan tawa, sedih, dan luka...
Terpaut...
Terkenang...
Seolah tak ada...

Senyum Di Balik Jendela...


Senyum di Balik Jendela

Senyum di balik jendela...aku mendapatkan dalam tatapan singkat penuh makna...dalam ramainya siang dan dalam teduhnya hati...melewati 4 bulan sabit berlalu...dalam kehampaan gerbong hati, secepat kereta itu terus berlari dan bersembunyi dalam ingatan yang abadi...